Raker I SP Riau pulp PT RAPP Bersama DPD K SPSI Riau, Tegaskan Kebebasan Berserikat untuk Perkuat Solidaritas

Feb 2, 2026 - 15:01
Raker I SP Riau pulp PT RAPP Bersama DPD K SPSI Riau, Tegaskan Kebebasan Berserikat untuk Perkuat Solidaritas

Cakaprakyat.com, PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, S.STP, M.Si, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) I Federasi Serikat Pekerja Industri Bahan Industri (F SP IBI) SP Riaupulp PT RAPP yang kini berafiliasi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K SPSI).

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Citismart, Jalan Gatot Subroto, Pekanbaru, Jumat (30/01/2026), dengan mengusung tema “Kebebasan Berserikat dan Berafiliasi untuk Meningkatkan Solidaritas.”

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan deklarasi penggabungan SP Riaupulp ke dalam DPD K SPSI Provinsi Riau yang dipimpin Ketua Nursal Tanjung. Penggabungan ini dituangkan dalam berita acara yang memuat tiga poin utama, yakni bergabungnya SP Riaupulp ke DPD K SPSI Riau, penyerahan seluruh proses penggabungan kepada DPD K SPSI sesuai peraturan perundang-undangan, serta komitmen SP Riaupulp untuk mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku.

Roni Rakhmat menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Riau yang tidak dapat hadir karena agenda lain. Ia mengapresiasi pelaksanaan rapat kerja sekaligus deklarasi penggabungan federasi tersebut, yang dinilainya sebagai langkah strategis dan positif dalam memperkuat organisasi serikat pekerja.

“Rapat kerja ini jangan hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum evaluasi dan perbaikan organisasi. Aspirasi anggota harus disampaikan melalui mekanisme yang benar,” ujar Roni.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas anggota serikat pekerja, terutama dalam memahami regulasi ketenagakerjaan yang terus berkembang. Menurutnya, penguasaan aturan dan kemampuan negosiasi menjadi kunci dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis tanpa konflik.

“Perusahaan adalah rumah kedua bagi pekerja. Jika perusahaan terganggu, karyawan juga akan terdampak. Karena itu, perjuangan hak pekerja harus sejalan dengan upaya menjaga keberlangsungan perusahaan,” tambahnya.

Roni juga mengapresiasi soliditas antarorganisasi serikat pekerja yang dinilainya semakin baik. Hal ini terlihat dari tingginya partisipasi undangan meski dengan keterbatasan tempat. Ia optimistis serikat pekerja ke depan akan semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Sementara itu, Human Resource Development (HRD) PT RAPP, Hermawan, ST, MM, SH, menjelaskan bahwa Raker I ini menandai perubahan struktur organisasi federasi dan konfederasi.

“Awalnya federasi berada di bawah Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia. Kini bertransformasi menjadi F SP IBI dan bernaung di bawah Konfederasi K SPSI. Rapat kerja ini merupakan yang pertama di bawah naungan K SPSI,” jelas Hermawan.

Ia menegaskan bahwa manajemen PT RAPP menyambut baik dinamika organisasi serikat pekerja tersebut. Menurutnya, perubahan adalah hal yang wajar selama membawa dampak positif bagi profesionalisme dan kemandirian serikat.

Hermawan juga menyoroti sejarah kemitraan yang telah lama terjalin antara PT RAPP dan K SPSI. Ia berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat melalui komunikasi yang konstruktif serta pembinaan berkelanjutan dari pemerintah, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan jaminan sosial.

“Rapat kerja harus menghasilkan program yang konkret dan benar-benar menjawab kebutuhan anggota, bukan sekadar kegiatan seremonial,” tegasnya.

Saat ini, jumlah anggota serikat pekerja di lingkungan PT RAPP tercatat sekitar 2.000 orang dan masih berpotensi bertambah. Perusahaan berharap organisasi serikat pekerja dapat terus berkembang dan berperan aktif dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan. **/(Gur Gur Saut