Ditolak Rudenim Pekanbaru, Ratusan Pengungsi Rohingya Ditampung di School RCRP

Feb 26, 2025 - 11:14
Ditolak Rudenim Pekanbaru, Ratusan Pengungsi Rohingya Ditampung di School RCRP

CakapRakyat.com, Kampar - Evakuasi terhadap 103 pengungsi Rohingya yang sebelumnya didapati berada di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, ditolak oleh Rudenim Pekanbaru, dengan alasan belum ada pendataan dan belum ditetapkan status sebagai pengungsi dari Imigrasi dan UNHCR.

Evakuasi tersebut dilakukan pada Selasa (25/2/2025) sekira pukul 15.50 Wib dari sebuah Ruko Dusun 5 RT 03 RW 02 Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar menuju Rumah Detemnsi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru dengan menggunakan 3 Unit truck terdiri dari 1 unit truck Polres Kampar dan 2 unit truck Sat Pol PP Kampar.

Hadiri dalam kesempatan itu, UNHCR Rafky, IOM (Internasional Organisasi Migrasi) Dewi dan Hdaie, Kepala Badan Kesbangpol Kampar Mahadi yang diwakili oleh Kabid Wasnas Kesbangpol Kabupaten Kampar Zaid Yuli, SH, beserta 2 orang anggota, Kapolsek Kampar IPTU Rekmusnita SH.,MH, KBO Intelkam IPDA J. Sihombing, para Pama Polsek Kampar, para Kanit Polsek Kampar, Anggota Polsek Kampar dan Polres Kampar. 

Pemkab Kampar melalui Kabid Wasnas Kesbangpol Kabupaten Kampar Zaid Yuli, SH, sebagaimana dilansir lama resmi Pemkab Kampar, Rabu (26/2/2025), menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengawalan terhadap WNA Pengungsi Rohingya menuju Rudenim Pekanbaru oleh Polres Kampar, bersama Kesbangpol dan Sat Pol PP Kampar dengan pengawalan dari Mobil Voreder Sat Lantas Polres Kampar.

Akan tetapi kata Zaid Yuli, sekitar Pukul 17.47 Wib, tiba di Rudenim Pekanbaru pihak Rudenim “tidak menerima/menolak” WNA pengungsi Rohingya dengan alasan belum ada pendataan dan belum ditetapkan status sebagai pengungsi dari Imigrasi dan UNHCR.

Selanjutnya pada Pukul 19.20 Wib, Ketua dari School RCRP yang berlokasi disamping Rudenim bersedia menerima WNA Pengungsi Rohingya.